Dahulukan Investasi atau Lunasi Hutang Ya??

Dahulukan Investasi atau Lunasi Hutang Ya??

Investasi dan Impian Financial Freedom

Investasi menjadi sebuah kata yang sangat disenangi semua orang. Hampir setiap ada kata investasi didalamnya dapat dipastikan banyak orang akan mendengarkan dan memperhatikan. Saat ini banyak sekali Investasi yang ada di Indonesia. Dari mulai yang resiko rendah seperti deposito syariah, resiko sedang reksadana campuran, ataupun resiko tinggi seperti saham dan reksadana saham syariah.

Adapula yang lebih suka dengan investasi emas, tanah, ataupun property karena dirasa memberikan keuntungan yang berlipat lipat seperti pengalaman orang tua kita yang banyak menyimpan uang di emas dan tanah. Semua itu dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan nilai uang dimasa yang akan datang. Banyak juga yang berfikir sebagai simpanan di hari tua. Dan sebagian lagi banyak juga yang memiliki impian untuk mencapai financial freedom atau kebebasan financial.

Financial freedom berarti anda tetap bisa memenuhi gaya hidup anda tanpa anda harus aktif bekerja. Property atau bisnis andalah yang akan membiayai kehidupan anda sehari hari. Tentunya hal tersebut jadi dambaan setiap orang sehingga hari ini cukup banyak penawaran investasi di Indonesia. Sayangnya pengetahuan orang yang awam terhadap dunia investasi membuat banyak orang yang tertipu karena terjebak investasi bodong.

Berbekal iming iming hasil return investasi yang tinggi ditambah harapan bisa menjadi jalan cepat kaya dan bisa mencapai financial freedom membuat orang gelap mata dan dengan sembrono menginvestasikan uangnya. Tidak jarang ada yang sampai berhutang hutang untuk berinvestasi. Hal ini sungguh sangat keliru dan tidak boleh dilakukan. Sudah sangat banyak sekali berita mengenai investasi bodong, money game, skema ponzie dan penipuan berkedok investasi.

Prinsip utama dalam berinvestasi adalah melindungi modal. Maka dari itu anda harus mempelajari dengan detail sebelum berinvestasi. Jangan berinvestasi ditempat yang tidak anda mengerti. Ada tawaran investasi bitcoin hasilnya bisa 100% persen, forex memberikan untung berkali kali lipat, saham membuat orang jadi miliarder. Jangan ikut ikutan dalam berinvestasi kalau anda tidak ngerti ya jangan nekat masuk.

Saya tidak bilang investasi dipasar modal dan forex tidak menguntungkan tetapi jangan cepat latah dengan melihat kesuksesan orang lain. Anda bisa mempelajari dulu investasi dipasar modal dan bisa memulai dengan modal yang kecil. Setelah anda banyak memiliki pengalaman dan skill yang dibutuhkan bisa anda tingkatkan jumlah investasi anda. Hal yang paling penting adalah mengamankan uang anda.

 

Gempuran Hutang di Zaman Milenial

gempuran hutang
gempuran hutang

Gempuran tawaran hutang dizaman milenial ini betul betul luar biasa. Dulu awalnya masyarakat hanya kenal dengan kartu kredit, Kredit tanpa agunan (KTA), menggadaikan barang di pegadaian dan kredit kendaraan dan elektronik. Saat ini dengan berkembangnya financial teknologi atau biasa disebut fintech memberikan pola perubahan yang besar di masyarakat saat ini.

Bayangkan saja hanya berbekal handpone android anda bisa menginstall aplikasi pinjaman yang jumlahnya sangat banyak dari mulai yang memiliki ijin sampai yang tidak. Untuk mengecek bagaimana legalitas sebuah fintech anda bisa cek di website resmi ojk. Anda tinggal registrasi kemudian memberikan data kartu kredit anda atau slip gaji anda maka dalam waktu beberapa hari anda akan diberikan limit kredit.

Dan biasanya Fintech tersebut sudah berkolaborasi dengan marketplace seperti bukalapak, tokopedia dan anda bisa dengan bebas berbelanja tanpa harus mengeluarkan uang karena akan dibiayai oleh limit kredit. Belum lagi jika anda sedang berselancar di internet baik itu di medsos atau mungkin sedang membaca artikel anda akan melihat banyak iklan pinjaman online dengan tagline cukup ktp 1 jam uang cair 10jt. Wow So Creazy

Hutang seperti di umbar dan masyarakat diarahkan untuk menggunakan limit kredit yang dimiliki. Maka dari itu saat ini cukup banyak berita yang berisi orang orang yang terlilit pinjaman online dan tidak bisa membayarnya. Kalau anda tidak pintar pintar menentukan prioritas antara mana kebutuhan dan mana yang hanya sekedar keinginan maka bisa jadi anda akan terjebak hal yang sama. jangan sekali kali anda mengambil pinjaman online jika ingin hidup anda tenang kedepannya.

Investasi vs Bayar Hutang

 investasi vs bayar hutang

investasi vs bayar hutang

Dari pengalaman bertemu dengan banyak klien saya melihat hal yang cukup ironis menurut saya. masih banyak orang yang bingung menentukan prioritas antara berinvestasi dan melunasi hutangnya. Keinginan untuk mendapatkan hari tua yang layak mendorong orang untuk rutin berinvestasi. Tetapi banyaknya orang yang belum bisa membedakan maka keinginan dan kebutuhan juga mendorong banyak orang memiliki hutang.

Saya pernah berbincang dengan salah seorang klien saya dan kami berbincang mengenai investasi yang sedang diambilnya. Klien saya bercerita bahwa dia rutin menabung di tabungan rencana agar tidak boros. Setiap bulan akan diautodebit sejumlah uang dari rekeningnya secara otomatis. Hal itu dia lakukan untuk tujuan keuangan jangka menengahnya. Tetapi disisi lain dia juga bercerita bahwa saat ini masih memiliki hutang kartu kredit yang hingga kini dia bayar minimal tagihan setiap bulannya.

Bagaimana menurut anda manakah yang harus didahulukan antara melunasi hutang atau berinvetasi???

Ayo sama sama kita analisa…

Tabungan rencana biasanya memberikan return 3%-4% / tahun  ( INVESTASI )

Hutang Kartu kredit biasanya memberikan bunga 2,7%/bulan atau 32% / tahun  (HUTANG)

Bagaimana setelah melihat analisa diatas????

Hutang kartu kredit walaupun hanya 3jt tetapi akan memberikan bunga yang besar jika anda tidak bayar penuh. Walaupun yang disyaratkan bank hanya 10% atau 3oorb per bulan tetapi anda akan terkena bunga 2,7%/ bulan untuk sisa yang belum terbayar. Nilai 2,7% per bulan sama dengan 32% per tahun artinya jika dibandingkan dengan investasi di tabungan berjangka yang 3% per tahun , butuh 11 tahun agar nilainya sama menjadi 32%.

Sedangkan investasi sebesar 1jt rupiah yang dilakukan tiap bulan akan mendapatkan bagi hasil 3% per tahun. Jadi untuk apa anda berinvestasi sedangkan disatu sisi lain anda masih memiliki hutang konsumtif. Sudah sangat jelas bahwa hutang konsumtif adalah racun yang bisa merampas masa depan anda kelak.

Maka saya merekomendasikan kepada klien saya untuk menunda sejenak untuk 3 bulan tabungan rencana yang dimiliki untuk dialokasikan melunasi hutang kartu kredit yang dimiliki. Dan akhirnya klien saya tidak mempunyai hutang kartu kredit dan bisa manambah jumlah tabungannya menjadi 1,3jt per bulan.

Sering sekali saya menemukan kasus seperti ini. Mempunyai deposito tetapi punya hutang KTA, Cicilan yang bernilai kecil menjadi alasan yang sering saya temui. Kan kecil angsurannya cuma 250rb, begitu banyak orang bergumam. Yang menjadi masalah bukan besar kecilnya angsuran tetapi dengan anda sering berhutang itu akan menjadi kebiasaan yang buruk.

Ketika cicilan lunas anda akan berfikir cicil apa lagi ya yang nilainya juga 250rb, begitu lunas akan berfikir kembali ingin membei sesuatu dengan hutang. Kebiasaan seperti itu harus diputus kalau tidak akan berakibat buruk untuk kesehatan keuangan anda.

 

Miliki mindset yang benar

mindset keuangan
mindset keuangan

Untuk mencapai keberhasilan financial , pertama tama anda harus memiliki persepsi yang benar mengenai hutang konsumtif. Banyak orang menyepelekan hal ini dan akibatnya hidup mereka menjadi tertekan dan serba terbatas. Sekarang anda bisa bayangkan jika anda memiliki hutang maka gajian anda tidak akan pernah utuh. Penghasilan yang seharusnya dinikmati hasil dari kerja keras selama sebulan harus terampas oleh cicilan dan bunga hutang yang harus dibayar.

baca juga : Hutang baik vs hutang jahat

Hiduplah sesuai dengan kemampuan anda. Hindari membeli barang barang yang tidak bisa anda bayar secara tunai. Belajarlah untuk bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Jika belum tau anda bisa pelajari disini. Tunda keinginan keinginan konsumtif anda demi masa depan anda. Alokasikan semua uang tunai anda jika masih memiliki hutang konsumtif. Dan anda harus hilangkan pikiran untuk berinvestasi jika anda masih memiliki hutang konsumtif

Karena investasi yang terbaik adalah tidak memiliki hutang.

Semoga artikel ini bermanfaat silahkan share kepada rekan,teman, saudara, keluarga anda agar orang orang disekeliling anda juga bisa terbebas dari hutang konsumtif dan semakin melekkeuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: