Dana Darurat Adalah Langkah Penting Untuk Mencapai Tujuan Keuangan (Super Penting)

Dana Darurat Adalah Langkah Penting Untuk Mencapai Tujuan Keuangan (Super Penting)

Banyak sekali keluarga di Indonesia yang membuat kesalahan dengan tidak membentuk dana darurat. Awamnya edukasi keuangan mengenai hal ini menjadi penyebabnya.

Padahal dalam melakukan financial planning step ini pasti selalu diarahkan oleh seorang Financial Planner Profesional dalam memulai perencanaan keuangan.

Dana darurat adalah langkah penting dalam mencapai tujuan keuangan yang baik

Karena jika anda tidak memiliki dana darurat maka anda berpotensi akan memiliki hutang jika terjadi kondisi darurat. Dan hutang akan memperlambat anda menuju financial freedom.

Maka dari itu sangat penting sekali untuk anda memiliki dana darurat agar kondisi keuangan anda akan selalu terjaga walaupun ada kondisi kondisi yang tidak terduga.

Dana darurat

Dana Darurat Adalah ???

 

Dana darurat adalah suatu dana yang telah dialokasikan secara terpisah untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya sangat mendesak, sehingga walopun ada keperluan tidak terduga maka tidak akan menganggu pos pos yang sudah anda siapkan sebelumnya….

Contohnya adalah jika tiba tiba anggota keluarga ada yang mengalami sakit dan anda harus mengeluarkan dana berobat….

Atau jika tiba tiba mobil anda mogok dan ternyata anda harus banyak mengganti sparepart…dan itu membutuhkan dana yang tidak sedikit silahkan pakai dana darurat anda…

Nah semua contoh diatas pasti tidak ada didalam anggaran keuangan bulanan anda bukan???

Tapi jika terjadi anda tetep harus mengeluarkan uang dan itu pasti akan merusak cashflow atau arus kas bulanan anda.

Jika anda tidak memiliki dana darurat? Maka ketika ada kondisi darurat seperti contoh diatas ada kemungkinan anda akan mencari dana hutang baik itu dari kerabat atau yang paling mudah dari kredit bank atau lembaga keuangan lainnya.

Dengan memiliki dana darurat maka anda tidak akan terjebak oleh hutang dan anda bisa mempergunakan dana darurat anda untuk keperluan anda.

Contoh lagi yang paling darurat kalau tiba tiba anda mengalami PHK dan anda kehilangan penghasilan anda…Padahal pengeluaran anda harus jalan terus…

Dengan memiliki dana darurat anda akan memiliki waktu untuk memenuhi kebutuhan anda selagi anda mencari pekerjaan baru…

Nah sekarang anda mulai memahami apa pentingnya dana darurat…
Pasti anda pun mulai bertanya..

 

Berapa Yang Di Siapkan Untuk Dana Darurat Saya….?

 

1. Lajang

Idealnya jika anda masih lajang siapkanlah dana darurat sebesar 6 bulan dari pengeluaran anda. Jadi jika penghasilan anda saat ini 3 juta rupiah  dan pengeluaran anda adalah 2,5 juta rupiah

Maka minimal anda harus punya dana darurat 15 juta rupiah.

Wah koq banyak banget ya …

Boro boro ada duit segitu direkening. Ada 1 juta aja rasanya gatel banget pengen habisin itu duit. Kan bulan depan masih dapet gajian lagi ..he he

Mungkin itu yang ada dipikiran anda (saya tau lo)

Tapi percayalah dengan saya mulailah belajar untuk disiplin membentuk dana darurat. Karena jika ini anda biasakan sejak muda maka akan mudah bagi anda untuk melakukannya dimasa depan.

 

2. Berkeluarga

Jika anda sudah berkeluarga untuk keamanan siapkanlah dana darurat antara 9x -12x dari pengeluaran rutin keluarga anda….

Wah koq lebih besar daripada lajang???

Ya jelas dong kan jika anda lajang tanggung jawab anda hanya kepada diri anda sendiri, sedangkan ketika anda sudah berkeluarga maka ada orang orang yang hidupnya bergantung untuk anda yaitu istri dan anak anak anda.

Jadi jika ada resiko PHK atau mungkin anda kehilangan pekerjaan anda karena alasan sakit atau bisnis anda bangkrut atau alasan apapun setidaknya anda dan keluarga masih memiliki cadangan untuk menutup biaya bulanan selama 12 bulan kedepan..

Dan dengan adanya dana darurat anda akan memiliki waktu berfikir dan mencari solusi  untuk mencari income selanjutnya…

kalau sekarang anda  sudah tau pentingnya memiliki dana darurat tetapi pertanyaannya sekarang???

Gimana cara memulainya???

 

dana darurat adalah

 

Bagaimana Memulainya …..???

Jika anda sudah tidak memiliki hutang konsumtif maka pakailah alokasi sisa dari penghasilan anda untuk membentuk dana darurat. Sisihkanlah 10-20% dari income anda untuk mulai membentuk dana darurat.

Jika anda masih lajang akan mudah sekali karena belum banyak pengeluaran.

Tetapi bagi anda yang saat ini masih memiliki hutang dan tidak punya budget lebih dari income anda.

Silahkan anda sisihkan dari penghasilan tahunan anda bagi yang karyawan atau jika mendapat lonjakan omset yang lebih besar dari biasanya sisihkan keuntungannya untuk dana darurat…

Jadi ketika anda mendapat bonus tahunan, THR, Uang cuti sisihkanlah untuk mengisi dana darurat anda…

Dan kalau anda  masih belum bisa juga baca lagi artikel saya sebelumnya yang berjudul Menyisihkan vs Menyisakan…

Jangan jangan anda masih terjebak dan bingung antara keinginan dan kebutuhan…

 

3 Tips Menyiapkan Dana Darurat

1. Simpanlah ditempat yang liquid atau mudah dicairkan

Pasti anda pernah mendengar kata kata Cash is a King. Ungkapan ini mengambarkan uang cash itu berarti banyak untuk kehidupan finansial anda. Memiliki uang tunai membuat anda nyaman dalam merencanakan keuangan.

Untuk menyimpan dana darurat pastikan anda simpan ditempat yang mudah untuk dijadikan uang tunai. Karena jika terjadi kebutuhan yang mendesak maka anda tidak akan kesulitan untuk mencairkan menjadi uang.

Jangan simpan dana darurat dalam bentuk properti, tanah karena anda akan membutuhkan waktu untuk menjualnya. Karena sifatnya tidak liquid atau tidak mudah dicairkan.

Bisa bisa ketika anda butuh uang cepat anda malah menjual property anda dibawah harga pasar karena terdesak. Kan malah rugi. Jadi pastikan anda simpan ditempat yang likuid atau mudah dijadikan uang cash.

 

2. Simpanlah ditempat yang aman dan tidak beresiko

Banyaknya ragam investasi mungkin membuat anda bingung harus menempatkan dana anda dimana. Banyaknya tawaran investasi dari bank, broker saham, atau agen property membuat anda tertarik karena semua investasi tersebut memberikan potensi return yang cukup besar.

Tetapi ingatlah bahwa dana darurat tidak bisa ditempatkan di instrumen investasi yang beresiko seperti saham, komoditas, forex, apalagi bitcoin ya yg lagi booming…(hehehe)

Instrument investasi diatas memang mampu memberikan potensi profit yang tinggi tetapi juga memiliki resiko yang tinggi. Tapi tujuan membentuk darurat bukan untuk mencari keuntungan, tetapi menjaga cashflow bulanan anda jika terjadi pengeluaran tidak terduga

Dalam ilmu finansial hukum ini bernama High Risk High Return . Jika anda tidak benar benar ahli dibidang tersebut bisa bisa bukannya untung malah buntung hasil dana anda…

 

3.Simpanlah ditempat yang mudah diakses jika diperlukan sewaktu waktu…

Selain mudah dicairkan dan disimpan ditempat yang aman dana darurat juga harus dipastikan disimpan di tempat yang mudah diakses sewaktu waktu. Sehingga kalau anda membutuhkan dana cepat anda bisa langsung mengambilnya.

Beberapa rekomendasi yang bisa disarankan adalah
1. Tabungan.
2. Reksadana Pasar Uang.
3. Logam Mulia
4. Deposito syariah
5. Unitlink Asuransi syariah juga oke

 

Mungkin sekian dulu artikel dengan judul dana darurat adalah langkah penting untuk mencapai tujuan keuangan anda. Apakah Anda sudah mempersiapkan dana darurat Anda? Berapakah yang Anda butuhkan dan bagaimana Anda mempersiapkannya?

Berikan komentar Anda pada kolom yang tersedia di bawah ini dan jangan lupa untuk membagikan setiap artikel dari melekkeuangan. Semoga bermanfaat

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: