Kartu kredit Pisau Bermata Dua Untuk Milenial Indonesia

Kartu kredit Pisau Bermata Dua Untuk Milenial Indonesia

Awal Mula Berkenalan Dengan Kartu Kredit

Kartu kredit sekarang ini memang bisa jadi pedang bermata dua karena disatu sisi kita bisa dimudahkan dengan kemudahan transaksi baik offline atau online tetapi jika tidak bisa mengaturnya dengan baik kedepannya maka kartu kredit juga bisa menjadi sumber permasalahan keuangan anda.

Ditahun 2010 tepat pertama kali saya bekerja setelah lulus dari kuliah di kota Semarang. Penempatan pertama saya bekerja di kota tegal di salah satu lembaga keuangan kenamaan. Tepat baru 5 bulan saya bekerja sudah ada penawaran dari salah satu perbankan untuk pembukaan kartu kredit. Alhasil kurang dari 1 bulan ada konfirmasi dari bank penerbit bahwa kartu saya sudah disetujui dan akan di kirimkan ke alamat rumah.

Pada waktu saya sangat gembira mengetahui hal itu. Limit yang diberikan pada waktu itu 3jt rupiah. Saya pada waktu itu merasa bisa mandiri dan sudah dipercaya oleh bank sehingga diberikan kartu kredit atas nama sendiri. Karena sebelumnya saya sudah memiliki kartu kredit tambahan dari orang tua. Hanya karna fungsinya sebagai tambahan maka tagihan bulanan akan menginduk kepada pemilik kartu utama.

Bulan demi bulan berjalan dan pada waktu itu sedang demam HP Blackberry. Dan banyak sekali rekan kerja saya yang mereferensikan membeli ponsel pintar tersebut. Yang lebih menarik lagi ada rekan saya yang bercerita bahwa baru saja membeli hp blackberry dengan menggunakan fasilitas cicilan kartu kredit. Dan singkat cerita akhirnya saya juga menggunakan kartu kredit saya untuk pertama kali untuk membeli hp.

Begitu mudahnya proses terjadinya transaksi membuat saya kaget. Wah menarik sekali dalam hati saya. Hanya dengan memberikan kartu dan tanda tangan maka barang yang saya inginkan bisa segera saya bawa pulang. Maka selanjutnya bisa anda tebak. Hampir semua transaksi saya seperti belanja di supermaket, makan di restoran saya gunakan kartu kredit karena menurut saya bisa meringkas dibanding saya membayar secara tunai.

Dalam pikiran saya toh tagihan ini bisa saya bayar pada waktu saya gajian. Pada awalnya saya selalu membayar sesuai tagihan. Tetapi setelah beberapa bulan lama kelamaan saya mulai kesulitan untuk membayar secara penuh dan karena bank hanya mensyaratkan untuk membayar min 10% dari tagihan maka selanjutnya saya hanya membayar minimal saja karena pikir saya bisa lebih hemat.

Karena aktifnya saya mempergunakan kartu kredit untuk transaksi berbelanja tanpa saya minta bank pun memberikan kabar bahwa limit saya telah dinaikkan menjadi 6 jt. Wow Amazing baik banget ini bank dalam benak saya. Pada suatu waktu ketika saya butuh uang secara mendadak dan tanggal gajian masih jauh ada teman saya yang bercerita bahwa bisa mencairkan limit kartu kredit secara tunai istilahnya disebut gesek tunai.

Walaupun saya tau praktek ini ilegal tapi karena terdesak dengan kebutuhan akhirnya saya mencoba dan ternyata benar hanya dengan modal kartu dan tanda tangan uang tunai bisa saya dapatkan. Dan akhirnya ini menjadi solusi jalan keluar ketika saya kehabisan uang. Dan akhirnya tanpa sadar hal ini jadi suatu kebiasaan.

1 tahun berlalu dan saya merasakan keuangan saya tidak membaik. Bekerja tetapi penghasilan hanya numpang lewat tidak ada yang bisa ditabung setiap bulannya. Dan saya mulai mengevaluasi apa saja yang sudah saya lakukan 1 tahun kebelakang. Saya melihat buku tabungan saya dan saya menemukan fakta yang mencengangkan. Setiap bulan gaji dan bonus bulanan yang saya dapatkan nilainya meningkat. Tetapi 1 hari setelah gajian selalu ada 1 pengeluaran rutin yang pasti saya keluarkan.

Anda semua pasti bisa menebaknya itulah tagihan kartu kredit yang harus saya bayar setiap bulannya. Melihat hal itu saya kaget bukan kepalang. Pantas saja saya sulit sekali untuk menabung. Setiap saya gajian maka 30%-40% harus saya keluarkan di awal bulan untuk membayar kartu kredit. Saya langsung mencari semua billing tagihan saya selama setahun.

Dan dari situ sumber dari semua masalah dapat saya ketahui. Ternyata selama 1 tahun kebelakang sering sekali saya melakukan pembelanjaan yang tidak penting. Dan ternyata dengan selalu bertransaksi dengan kartu kredit membuat saya jadi lebih boros setiap bulannya. Hal ini terjadi karena dengan membayar dengan kartu kredit maka uang didompet saya tetap utuh dan bisa saya pakai untuk urusan yang lain. Hal ini dinamakan over spend .

Akhirnya saya menyadari semua kesalahan saya dan saya mulai memikirkan cara untuk keluar dari permasalahan keuangan ini. Karena tanpa sadar saya telah memakai semua limit kartu kredit saya  dan saya hanya bisa membayar minimal pembayaran setiap bulannya. Saya berfikir bahwa masalah utama adalah karena saya menyimpan kartu kredit didompet saya.

Hal ekstrim pun saya lakukan tanpa ragu saya mengambil beberapa kartu kredit saya dan saya mengguntingnya 1 per satu. Saya pun bertekat untuk tidak memakainya lagi dan akan melunasi tagihan saya secepatnya. Bulan demi bulan saya menggunakan bonus bulanan saya untuk membayar tagihan dan sedikit ngirit setiap bulannya agar tagihan kartu kredit saya lunas.

Setelah beberapa bulan tagihan kartu kredit saya akhirnya lunas dan saya langsung menelepon bank penerbit kartu kredit untuk melakukan penutupan. Keteguhan hati saya di uji ketika mau dilakukan penutupan saya malah diberikan penawaran untuk naik limit karena aktifnya transaksi dan pembayaran yang lancar dan baik. Alhamdulillah tekat saya sudah bulat dan saya menolak penawaran tersebut dan tetap menutup kartu kredit saya.

Setelah saya tidak memiliki kartu kredit hidup saya kembali cerah. Setiap bulannya karena saya sudah biasa mengeluarkan uang untuk membayar tagihan kartu kredit sekarang saya alihkan untuk membeli emas batangan. Setiap bulannya saya membeli emas lantakan ukuran 5gr,10gr sesuai dengan gaji dan bonus saya pada waktu itu. Dan itulah awal saya mulai melakukan yang namanya Investasi. Pada waktu itu kisaran harga emas per gramnya masih di harga 300rban.

Semakin lama tanpa sadar emas yang saya kumpulkan semakin banyak. Dan karena saya ada rencana untuk menikah maka saya semakin semangat untuk membeli emas setiap bulannya. Bahkan Pasangan saya juga saya ajak untuk membeli emas setiap bulannya. Dan tanpa terasa kami sudah memiliki 100 gr emas dan pada tahun 2013 harga emas berada dilevel 500rban dan singkat cerita dari emas itulah biaya pernikahan saya berasal.

Saya tidak membayangkan jika saya tidak mengambil keputusan untuk menutup kartu kredit saya maka saya tidak akan memiliki uang untuk biaya pernikahan saya . Dan syukur alhamdulillah harga emas  di kurun waktu itu naik secara tajam dan memberikan capital gain untuk saya.

rumus kartu kredit

Mindset Yang Salah Dalam Mengunakan Kartu Kredit

Dari pengalaman anda diatas apakah juga pernah terjadi pada anda? Limit kartu kredit 10 jt yang anda dapatkan membuat anda langsung berasa menjadi Mr Crab di spongsbob yang banyak uang. Bisa bergaya belanja ini itu di mall. Nongkrong dikafe kopi mahal . Atau dengan mudah bisa liburan kemana aja karena tinggal buka Traveloka dan semua bisa selesai dengan 1 kartu kecil bernama kartu kredit.

Kalau anda hari ini masih terjebak dengan gaya hidup yang semacam itu maka segeralah tobat. Karena kalau anda memenuhi lifestyle anda dengan kartu kredit maka saya akan pastikan kehidupan keuangan anda akan semakin terpuruk kedepannya. Bergayalah sesuai isi dompetmu , tidak perlu memaksakan diri untuk membeli sesuatu yang sebenarnya anda belum mampu untuk membelinya. Karena membeli barang konsumtif dengan cara kredit itu menunjukan anda tidak sanggup membelinya.

Pahamilah bahwa kartu kredit hanya sebagai alat untuk mempermudah pembayaran. Anda harus benar benar sadar bahwa limit yang diberikan pihak bank ketika anda pakai maka akan langsung menjadi hutang. Dan yang namanya hutang itu wajib untuk dibayar karena itu bukti anda orang yang bertanggung jawab. Maka dari itu bijaklah dalam menggunakan kartu kredit.

Jika anda mengunakan pembelian barang dengan kartu kredit pastikan bahwa barang yang dibeli merupakan sebuah kebutuhan. Bukan hanya memuaskan hasrat belanja anda semata. Jika belum tau cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan silahkan baca disini. Hutang itu sejatinya akan merampas masa depan anda. Penghasilan yang anda dapatkan setiap bulan seharusnya bisa anda investasikan untuk memenuhi tujuan jangka panjang anda seperti menikah, ibadah haji, pendidikan anak anda kelak dan pensiun.

Sadarilah bahwa setiap anda tidak membayar penuh tagihan bulanan anda maka akan muncul bunga yang tidak kecil setiap bulannya. Pada saat artikel ini ditulis rata rata bank memberikan bunga 2,7% setiap bulannya itu artinya 32% per tahun. Bayangkan jika investasi deposito saja paling tinggi dikisaran 6% per tahun sedangkan anda membayar bunga hutang 32%/tahun.

 

rumus kartu kredit
rumus kartu kredit

Rumus Mengerikan Kartu Kredit

Dalan menjalankan bisnis kartu kredit bank mengunakan rumus bunga berbunga . Artinya bunga yang anda bayar bukan hanya dari pokok hutang saja tetapi juga dari bunga yang tidak anda bayar. Akibat rumus mengerikan ini maka nilai beban bunga yang harus dibayar akan menjadi semakin besar semakin lama apabila anda tidak segera menyelesaikannya.

Jadi jika anda memiliki tagihan kartu kredit 10jt rupiah dan anda hanya bayar 1jt saja maka 9jt sisanya akan terkena bunga 2,7% sehingga tagihan anda dibulan selanjutnya adalah 9jt + (2,7% x 9jt) = 9.243.000 dan jika anda tidak bisa membayar tagihan anda maka bank akan mengenakan bunga 2,7% x 9.243.000 = 9.492.561 dan seterusnya.

Maka dari itu jangan kaget jika ada orang yang sudah terlilit hutang kartu kredit yang tadinya hutangnya hanya 10jt karena tidak pernah dibayar bisa berkembang berkali kali lipat. Bahkan bunga dari hutang tersebut bisa mengalahkan pokok hutangnya. Anda harus bijak dalam mengunakan kartu kredit jangan sampai bunga dari kartu kredit mengulung anda bagai tsunami .

 

bunga berbunga kartu kredit

Perhatikan tabel diatas jika hutang kartu kredit sebesar 5jt jika tidak anda selesaikan dan hanya anda bayar secara minimal setiap bulannya baru akan lunas di bulan ke 44. Gimana serem kan padahal hutang yang ada tidak terlalu besar. Bagaimana kalau hutangnya 20jt ya berapa tahun itu lunasnya.

Jika anda hari ini sudah terjebak dengan hutang kartu kredit silahkan anda cari solusinya disini

Perbaiki Mindset Anda Tentang Kartu Kredit

Setelah anda mengetahui bagaimana mengerikannya kalau sampai anda terjebak hutang kartu kredit maka mulailah rubah mindset anda. Pergunakanlah kartu kredit secara bijak.Berfikir ulanglah sebelum anda mempergunakan kartu kredit anda. Bayar secara penuh tagihan anda setiap bulannya dan hindari jauh jauh pembayaran minamal. Kartu kredit bukan merupakan uang jaga jaga. Anda bisa menyiapkan dana darurat untuk uang jaga jaga .

Baca juga : Alasan Kuat Pentingnya Memiliki Dana Darurat (Super Penting)

Jangan juga sering terjebak dengan iming iming cicilan 0% selama 3, 6, 12 bulan untuk berbelanja sesuatu. Tetaplah ingat bahwa jika anda belum bisa membeli secara cash berarti anda belum mampu memiliki barang tersebut. Biasakanlah menabung beberapa bulan sampai anda bisa membeli secara cash.

Jika anda tidak memiliki hutang konsumtif seperti kartu kredit, KTA, Pinjaman Online maka hidup anda akan damai. Gaji anda akan utuh setiap bulannya dan bisa anda pergunakan untuk mulai berinvestasi untuk masa depan anda seperti emas, reksadana, saham, atau mulai membentuk dana darurat dan membeli asuransi untuk kebutuhan proteksi anda.

Saya pribadi tidak pernah membawa kartu kredit di dompet. Dan saya hanya mempergunakan kartu kredit jika ada promo khusus jika mengunakan kartu kredit. Contohnya ketika saya ingin membeli kebutuhan bulanan rumah tangga di swalayan sering sekali ada promo cashback. Dan setelah selesai transaksi harus langsung dibayar dengan rekening anda via atm atau mobile bangking. Sehingga tidak akan muncul tagihan belanja di bulan berikutnya.

Sebagai penutup saya kembali berpesan untuk mengunakan kartu kredit secara bijak. Jangan bangga kalau punya banyak kartu kredit dengan limit besar . Anda baru boleh bangga kalau anda punya banyak kartu debit dengan tulisan prioritas dikartunya.hehe

Silahkan share Semoga artikel dan sedikit pengalaman saya berguna untuk anda dan semoga artikel artikel yang ada bisa membuat indonesia semakin melekkeuangan kedepannya. Amin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: