Tips Mudah Membuat Financial Check Up Keluarga ( Gratis )

Tips Mudah Membuat Financial Check Up Keluarga ( Gratis )

Hallo sahabat melekkeuangan semua….

Bagaimana kabar anda di hari  ini…

Semoga senantiasa sehat selalu ya…

Nah kali ini saya akan berbagi dengan anda mengenai cara sederhana untuk mengukur kesehatan kondisi keuangan anda. Bagaimana sih cara mudah membuat financial check up ??

Yuk kita bahas bersama.

 

Seberapa Sehat Kondisi Keuangan Anda ?

 

membuat financial check up

 

Pernahkah Anda merasa penghasilan sebesar apa pun tidak pernah cukup untuk memenuhi segala kebutuhan anda selama ini? Jika Anda sudah bekerja 7 tahun atau lebih, tapi hingga saat ini sangat sulit sekali mengatur keuangan.

Anda tidak punya tabungan sama sekali, dan yang lebih parah lagi anda tidak mengetahui kemana larinya uang anda ini. Hal ini mungkin terjadi karena anda belum memiliki tujuan keuangan yang jelas  sehingga anda dengan mudahnya mengeluarkan uang untuk sesuatu yang sifatnya konsumif.

Nah untuk mengetahui kondisi keuangan Anda dalam keadaan sehat atau tidak Anda harus melakukan financial check up. Fungsi financial check up tersebut untuk menjaga kondisi keuangan agar senantiasa sehat dan kembali ke jalur yang benar.

Kondisi keuangan yang sehat memungkinkan uang bisa dikelola dengan baik sehingga dapat dialokasikan ke hal-hal yang menguntungkan seperti investasi, emas, deposito syariah, reksadana, saham dan lain sebagainya. Dengan investasi yang baik akan membuat kehidupan finansial anda terjamin dimasa tua anda.

 

Bagaimana Cara Melakukan Financial Check Up

 

Nah sebagian dari anda pasti sering mendengar istilah MEDICAL CHECK UP…Bahkan mungkin ada yang secara rutin 6 bulan sekali melakukan hal ini…

Suatu hari saya menemani salah satu klien saya untuk melakukan medical chek up di salah satu klinik ternama di Indonesia. Ternyata antriannya cukup panjang sekali dan dalam hati saya berfikir bahwa cukup banyak orang yang aware dengan kondisi kesehatannya.

Nah selain kondisi kesehatan yang harus dilakukan pengecekan secara rutin min 6 bulan sekali sebaiknya anda juga perlu sesekali melakukan pengecekan terkait kondisi keuangan anda. Dalam dunia Financial Planning hal ini sering disebut sebagai finansial chek up.

Memeriksa kondisi keuangan atau sering dikenal dengan istilah Financial Check Up adalah kesempatan untuk mengevaluasi apa yang telah anda lakukan dalam hal keuangan dan juga memastikan bahwa anda masih berjalan di arah yang benar.

 

Untuk mengetahui seberapa sehat kondisi keuangan anda bisa dilakukan pengecekan secara sederhana melalui beberapa indikator yang ada…

 

1. Rasio Likuiditas

 

Dana Darurat

 

Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah rasio likuiditas atau bahasa sederhananya adalah Uang tunai yang siap digunakan.

Dalam ilmu FINANCIAL PLANNING hal ini dinamakan DANA DARURAT. idealnya anda harus memiliki min 6x dari pengeluaran bulanan anda… Jadi misalkan anda mempunyai pengeluaran 5jt dalam satu bulan. Minimal dana darurat yang harus anda miliki adalah 30jt.

Bagaimana dengan kondisi anda hari ini??? Sudahkah memiliki atau mulai mempersiapkan dana darurat ini???

Dana darurat mutlak diperlukan untuk menjaga kesehatan keuangan anda jikalau ada kondisi mendesak seperti keluarga sakit, kendaraan rusak, dan keperluan mendesak lainnya.

Jika anda memiliki dana darurat maka cash flow atau arus kas bulanan anda tidak akan terganggu. Dan anda akan memiliki rasa tenang karena memiliki dana darurat.

Anda juga akan terhindar dari potensi berhutang jika terjadi kondisi darurat dan anda tidak memiliki tabungan untuk membayarnya. Timbulnya hutang merupakan awal kacaunya kondisi keuangan anda. Dengan adanya hutang konsumtif akan membuat arus kas anda tergerus dan anda tidak akan pernah bisa memulai investasi.

Jika ada yang masih bingung apakah dana darurat itu..silahkan baca artikel saya sebelumnya yang berjudul “Pentingnya memiliki dana darurat”

 

2. Saving Ratio

 

Rasio Menabung

 

Indikator yang kedua adalah saving ratio  atau rasio tabungan dimana dalam hal ini anda harus memiliki tabungan dari income yang anda hasilkan. Hal ini bisa dikatakan baik ketika anda min menyisihkan 10% dari income bulanan anda…

Jika anda memiliki penghasilan 7jt setiap bulannya. sisihkanlah min 700rb dari income anda setiap bulannya. Akan sangat baik jika anda rutin menyisihkan 10-20% dari income anda untuk berinvestasi. Anda bisa memilih banyak ragam investasi sesuai profil resiko anda dan jangka waktunya seperti Deposito syariah, Reksadana, emas, unitlink asuransi, ataupun saham.

Kalau hari ini anda tidak mampu menyisihkan min 10% income anda untuk investasi artinya kondisi keuangan anda saat ini kurang sehat dan anda perlu mengevaluasi kondisi keuangan anda sendiri. Berapa besar income anda dan kemana saja larinya pengeluaran anda selama ini.

Jangan sampai kondisi ini berlarut larut dan tanpa sadar anda terjebak dalam gaya hidup yang tinggi sehingga mengoleksi hutang konsumtif dan mengabaikan investasi.

Bagaimana dengan kondisi anda…?? Apakah dana yang bisa ditabung jumlahnya lebih dari 10%??atau dibawah dari 10%?? Atau mungkin tiap bulan tidak ada yang bisa ditabung???

Hehehe jangan sampai terjadi ya….

 

3. Debt Service Ratio

 

Rasio Cicilan
Hutang

 

Indikator yang terakhir adalah Debt Service Ratio yang artinya kemampuan anda dalam membayarkan cicilan hutang setiap bulannya…

Untuk memenuhi kebutuhan seperti pembelian rumah memang terkadang kita perlu untuk berhutang karena harganya yang cukup tinggi. Tetapi pastikan untuk cicilannya sesuai dengan kemampuan anda.

Idealnya jumlah cicilan yang anda miliki tidak boleh lebih dari 30% dari penghasilan anda…Jika lebih berarti anda memaksakan diri untuk sesuatu yang sebenarnya anda belum mampu bayar.

Jangan sampai justru anda terjebak dalam Hutang jahat yang akan membuat hari hari anda semakin sulit karena bunganya yang mencekik leher.

baca juga : Bagaimana mengenali mana hutang baik dan hutang jahat

Coba anda cek sekarang berapa penghasilan anda dan berapa jumlah cicilan total yang anda bayarkan setiap bulannya???

Jika nilainya hanya 10% / 15 % dari penghasilan anda saya ucapkan selamat. Artinya anda punya cashflow yang sehat. Silahkan anda pindahkan sisa 15% nya lagi untuk memulai investasi…

Tetapi jika nilai cicilan utang anda lebih dari 30% . Hal ini adalah salah satu indikator MERAH …Anda harus mulai waspada ..

 

Apa Yang Sebaiknya di Lakukan ?

 

Itulah 3 indikator kesehatan keuangan yang simple untuk mengetahui apakah kecenderungan kondisi keuangan anda saat ini masuk kategori sehat, kurang sehat atau sudah sakit ?

Berdasarkan pengalaman saya bertemu dengan client client saya tenyata lebih dari 70% bermasalah dengan salah satu dari 3 indikator diatas…

Artinya hanya 30% saja client yang kondisi keuangannya benar benar sehat dan terencana…

Bagi anda yang merasa bermasalah dengan kondisi keuangannya silahkan lakukan upaya penyelamatan segera agar anda tidak semakin terperosok dalam masalah keuangan yang berlarut larut.

Ketika masalah keuangan sudah datang kepada anda maka akan membuat hari hari anda menderita, tidur tidak tenang, dan yang paling bahaya ketika anda sudah pada level stres yang tinggi maka akan menurunkan kreatifitas dan produktifitas anda.

Hubungi segera Financial Planner kepercayaan anda untuk melakukan konsultasi dan diskusi mengenai hal ini….

Anda juga bisa membuat financial check up keluarga menggunakan jasa dari melekkeuangan.id. Silahkan cek info lengkapnya disini

 

Mungkin sampai disini dulu pembahasan kita mengenai tips mudah membuat financial check up keluarga. Semoga dengan melakukan financial check up keluarga secara rutin bisa membuat anda satu langkah lebih dekat menuju tujuan keuangan anda. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan klik tombol share dibawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: