10 Tips Jitu Membuat Perencanaan Keuangan Sendiri

10 Tips Jitu Membuat Perencanaan Keuangan Sendiri

Pasti selama ini anda sering mendengar jargon. Rencanakan keuangan sejak dini agar masa depanmu cerah..

Pernah dengar kata kata seperti itu ???

Saya yakin pasti anda pernah mendengar kata kata tersebut entah dari orang tua, saudara, teman, guru, atau siapapun juga.

Sebetulnya apakah bisa kita membuat perencanaan keuangan sendiri ???

Yes jawabannya sangat bisa sekali silahkan lanjutkan membaca artikel dibawah ini..

 

 

Siklus Perencanaan Keuangan Dalam Kehidupan Anda

 

Siklus Kehidupan Keuangan

 

Setiap orang pasti akan menjalani berbagai siklus kehidupan dari mulai kelahiran, sekolah, kuliah, bekerja, menikah, memiliki anak, pensiun, dan akhirnya semua akan meninggal. Semua siklus tersebut pastinya akan berhubungan dengan keuangan. Maka dari itu penting sekali hari ini anda mengenal dan memahami apa itu perencanaan keuangan.

Sayangnya selama ini selama anda menempuh pendidikan dari mulai SD sampai bangku perkuliahan sangat minim sekali ilmu tentang perencanaan keuangan yang diberikan. Padahal ilmu ini sangat penting sekali untuk menjalani kehidupan anda. Seni mengelola uang memang sangat jarang dibahas dan dibicarakan, karena masih ada beberapa kalangan yang menganggap tabu saat membahas keuangannya.

Rata rata di Indonesia hal mengenai keuangan disimpan rapat rapat dan tidak pernah didiskusikan. Bahkan tidak jarang juga antar pasangan yang sudah menikah tidak saling terbuka dalam hal keuangan. Padahal hal ini bisa memicu masalah yang lebih besar lagi kedepannya.

Karena pentingnya ilmu tentang mengelola keuangan maka saat ini cukup banyak workshop atau seminar mengenai financial planning atau mungkin ada dari anda yang menggunakan jasa financial planner atau konsultan keuangan untuk menyelesaikan persoalan keuangan anda.

Tetapi kendala yang dihadapi jika anda menggunakan jasa konsultan keuangan adalah biayanya yang cukup tinggi. Bagi anda yang masih bermasalah secara keuangan dan belum bisa menggunakan jasa konsultan keuangan maka anda bisa membuat perencanaan keuangan sendiri. Saya akan memberikan panduan yang lengkap untuk anda.

 

Piramida Keuangan

 

membuat perencanaan keuangan

 

Ketika anda membangun rumah maka yang akan dibangun pertama kali adalah pondasi rumah. Kenapa harus pondasi, karena diatasnya akan dibangun lantai,dinding,atap. Maka dari itu pondasi jadi hal yang sangat penting dalam pembangunan rumah. Dan rumah harus dibangun dengan dasar pondasi yang kokoh.

Begitu pula dalam membangun perencanaan keuangan keluarga anda. Pastikan anda membuat pondasi yang kokoh dengan cara memiliki dana darurat sesuai porsi yang disarankan dan melakukan manajemen resiko dengan memiliki asuransi yang cukup sesuai dengan kebutuhan anda.

Banyak orang terlalu bernafsu dalam berinvestasi dan melupakan pondasi yang seharusnya dimiliki. Sehingga ketika ada kejadian seperti kehilangan pekerjaan atau mengalami sakit maka perencanaan keuangan yang dibangun langsung kacau berantakan. Dan dana yang sudah diinvestasikan akhirnya harus terpakai juga.

Analoginya walaupun rumah yang dibangun tadi  sudah memilih keramik yang mewah, atap berkualitas baik tapi  jika pekerja bangunan lupa  untuk membuat pondasi yang kuat dibawahnya maka ketika ada goncangan maka rumah akan dengan mudah ambruk.

Jangan juga lupakan tujuan tujuan keuangan baik dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Dan persiapkan dengan baik kebutuhan pensiun anda. Dan yang terakhir anda perlu memilikirkan estate planning atau distribusi kekayaan agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

 

Langkah Langkah Dalam Membuat Perencanaan Keuangan

Setiap orang ingin memiliki kehidupan keuangan yang bagus saat ini dan dimasa depan. Tapi, tidak semua orang tau bagaimana cara mendapatkannya. Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah evaluasi bagaimana cara anda mengelola keuangan selama ini. Apakah sudah tepat ataukah masih banyak kesalahan dalam mengelola keuangan yang selama ini anda lakukan.

baca juga : Kesalahan finansial yang sering dilakukan

Untuk memandu anda dalam memulai perencanaan keuangan secara mandiri silahkan ikuti langkah langkah berikut ini.

 

1. Melakukan Finansial Chek Up

 

financial chekup

 

Ketika anda sedang merasakan sakit anda mungkin akan segera ke dokter untuk berobat . Disana biasanya dokter akan melakukan observasi dan pengecekan dan jika untuk lebih meyakinkan mengenai penyakit yang diderita pasien dokter akan meminta anda melakukan medical chekup.

Begitu pula ketika anda ingin memperbaiki kondisi keuangan anda. Hal pertama yang bisa anda lakukan adalah melakukan finansial chekup untuk keadaan keuangan anda. Setelah hal ini dilakukan maka akan mulai terlihat dimana titik masalah anda.

 

2. Menghitung Kekayaan Bersih

 

kekayaan bersih
kekayaan bersih

 

Banyak orang berfikir bahwa orang yang kaya dan sukses secara keuangan itu terlihat dari seberapa mewah rumahnya, mobil yang dipakai dan besarnya bisnis yang dimiliki. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah tetapi, anda harus melihat dulu berapa besar juga hutangnya. Jika semua asetnya itu dimiliki tanpa hutang saya setuju jika orang tersebut dikatakan sukses.

Anda bisa menghitung sendiri berapa besar kekayaan bersih anda dan lakukanlah evaluasi. Setelah anda mengetahuinya anda akan sadar mengenai kondisi keuangan anda dengan lebih jelas lagi. Anda akan melihat berapa banyak aset produktif anda dan berapa besar hutang konsumtif anda.

baca juga : cara mudah menghitung kekayaan bersih anda

3. Mengelola Arus Cash Flow (Arus Kas)

 

Mengelola uang
managemen cashflow

 

Banyak orang yang kesulitan keuangan saat ini berfikir bahwa akibat dari permasalahannya adalah karna penghasilannya yang kurang atau semakin mahalnya harga kebutuhan barang. Bahkan lucunya ada juga sebagian orang yang justru menyalahkan pemerintah. Tanggung jawab keuangan keluarga anda itu sepenuhnya ada ditangan anda. Berhentilah melakukan pembenaran diri, menyalahkan orang lain karena yang harus anda lakukan adalah merubah urutan pengeluaran anda.

Salah satu hal penting adalah anda harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Sering sekali saya temui banyak orang membeli sesuatu hal yang sebetulnya tidak dibutuhkan dan akhirnya tidak terpakai. Biasakanlah rutin menabung didepan jangan di akhir bulan menunggu sisa uang.

Untuk mengetahui bagaimana cara membedakan kebutuhan dan keinginan yang benar klik disini

Anda perlu menata cashflow atau arus kas anda dengan baik. Percuma anda memiliki penghasilan yang besar jika pengeluaran anda juga besar. Banyak sekali orang tidak pernah mengetahui dengan pasti seberapa besar pengeluarannya dalam sebulan. Hal ini dikarenakan orang Indonesia tidak terbiasa untuk mencatat pengeluaran yang ada.

Anda bisa mulai mencatat apa saja penghasilan dan pengeluaran anda agar anda mendapatkan gambaran mengenai Cashflow anda.

Anda bisa mendownload gratis software exel Cashflow

via telegram disini

via Facebook disini

4. Membasmi Hutang Konsumtif

 

Hutang konsumtif
hutang jahat

 

Awal mula permasalahan keuangan anda bisa jadi bermula dari adanya hutang konsumtif. Anda pasti sering sekali menerima tawaran pembelian HP dengan cicilan, elektronik dengan cicilan, tawaran KTA, dan godaan kartu kredit yang rutin ditawarkan pada anda.

Sadarilah bahwa semua tawaran itu hanya terlihat enak didepan. Karena anda wajib membayarnya tiap bulan beserta dengan bunganya yang cukup tinggi. Dan itu akan membebani cashflow anda setiap bulannya. Yang lebih mengerikan lagi apabila hal ini membuat anda ketagihan dan menjadi kebiasaan anda untuk membeli barang dengan cara mencicil.

Jika anda sudah terjebak dalam hutang konsumtif silahkan anda cari solusinya disini

5. Menyiapkan Dana Darurat

 

Dana Darurat
dana darurat

 

Memiliki dana darurat adalah pondasi pertama agar perencanaan keuangan anda berjalan baik. Milikilah dana darurat min 6x dari pengeluaran anda dan min 12x dari pengeluaran anda jika anda sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Dalam hidup ini terkadang ada kondisi kondisi yang tidak terduga seperti hilangnya pekerjaan atau menurunnya penghasilan jika anda seorang pengusaha. Dana darurat akan menjaga anda jika terjadi resiko tersebut. Sehingga anda memiliki cukup waktu untuk menstabilkan penghasilan anda kembali.

Dana darurat juga berfungsi apabila terdapat pengeluaran tidak terduga seperti membeli sparepart jika mobil anda rusak, ada keluaga yang sakit, atau ada biaya lain yang sifatnya tidak terduga. Adanya dana darurat akan membuat anda tidak perlu berhutang.

Baca juga : Alasan Pentingnya Memiliki Dana Darurat 

6.  Menyiapkan Management Resiko (Asuransi)

 

Memilih asuransi yang tepat
Asuransi itu penting

 

Tidak pernah kita dengar cerita ada orang menjadi miskin karena membeli asuransi tetapi cukup banyak contoh seseorang menjadi bangkrut setelah terkena sakit kritis dan tidak memiliki asuransi. Penting sekali untuk anda untuk memiliki asuransi karena anda harus menjaga aset aset yang anda miliki.

Asuransi menjadi cara anda dalam hal managemen resiko dan menjadi solusi atas resiko sakit dan tutup usia terlalu dini. Asuransi yang perlu anda miliki adalah asuransi jiwa jika anda sudah memiliki keluarga, asuransi kesehatan, dan asuransi sakit kritis karena saat ini biaya kesehatan semakin mahal dan potensi sakit kritis semakin besar.

 

7. Memulai Investasi

 

Mulai berinvestasi
Mulailah investasi segera

 

Ketika anda sudah membentuk dana darurat dan memiliki asuransi artinya anda sudah memiliki pondasi yang kokoh dalam perencanaan keuangan anda. Dan hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah memulai investasi. Inflasi yang ada membuat harga barang barang naik kurang lebih 5%-7% setiap tahunnya. Jika anda hanya menyimpan uang anda di tabungan maka lama kelamaan nilai uang yang akan anda miliki akan berkurang setiap tahunnya.

Solusi dari hal ini adalah anda harus mengenal investasi. Tetapi anda mungkin bertanya investasi apa yang paling baik. Jawaban dari hal itu adalah anda harus berinvestasi ditempat yang anda mengerti. Contoh jika anda belum tahu saham jangan langsung investasi disaham dengan modal yang besar. Jangan hanya melihat orang orang yang sudah untung banyak disaham tapi pahami juga resikonya.

Investasi bisa dibagi dari tingkat resikonya. Resiko yang rendah anda bisa masuk ke deposito syariah, reksadana pasar uang . obligasi. Resiko yang lebih menenegah anda bisa masuk ke reksadana campuran, dan yang resikonya lebih tinggi dan memberikan potensi yang besar anda bisa masuk di saham.

 

8. Merencanakan Pendidikan Anak

 

merencanakan pendidikan

 

Pendidikan adalah modal terbesar yang harus diberikan oleh orang tua kepada anaknya. Tidak heran banyak orang rela membayar sangat mahal hanya untuk membayar biaya kuliah yang mahal di Universitas favorit di Indonesia. Celakanya banyak hari ini orang tua yang masih belum peduli dan punya persiapan matang untuk menyiapkan biaya kuliah anaknya.

Banyak yang masih salah kaprah mengenai cara memperlakukan anak. Dengan dalih membahagiakan anak, Orang tua sering membelikan mainan yang mahal, Jalan jalan setiap minggunya, makan di restoran mahal secara berkala. Tetapi ketika ditanya sudahkah menyiapkan investasi untuk biaya kuliah anak banyak sekali yang belum merencanakannya.

Sebagai gambaran anda jika tahun ini anak anda menyelesaikan kuliah jenjang S1 (4 tahun) dan asumsinya anda harus mengeluarkan biaya Rp 100.000.000 maka biaya 18 tahun mendatang dengan asumsi kenaikan (inflasi) tiap tahunnya 10 % maka biaya dimasa depan akan menjadi RP 555.000.000. Sudah siapkah anda dengan biaya sebesar itu.

Silahkan cek melalui kalkulator finansial untuk menghitung kebutuhan biaya pendidikan anak anda. Suka tidak suka mau atau tidak mau jika anda baru saja memiliki anak 18 tahun lagi anak anda akan kuliah dan anda sudah pasti harus mengeluarkan uang untuk biaya kuliah anak anda. Biaya pendidikan anak adalah salah satu tujuan keuangan jangka panjang yang harus anda persiapkan.

 

9. Perencanaan Pensiun

 

Merencanakan pensiun
pensiun itu pasti

 

Ketika anda baru mulai bekerja dan menghasilkan uang pasti hati anda akan merasa senang. Apalagi kalau anda sudah mendapatkan gaji pertama anda. Tidak jarang anda mentraktir keluarga atau teman teman anda sebagai selebrasi atau ucapan syukur atas penghasilan yang anda terima.

Nah yang anda harus sadari adalah anda tidak mungkin selamanya bekerja. Akan tiba waktunya anda harus berhenti bekerja (pensiun) dan menikmati hari tua anda bersama keluarga anda. Harus anda pahami bahwa ketika anda pensiun nanti biaya hidup akan terus ada sedangkan penghasilan anda sudah berhenti. Banyak sekali kasus yang kita lihat hari ini orang masih bekerja di usia 65 tahun.

Jika memang hal itu karena passion dipekerjaan masih ada tentunya tidak masalah. Tetapi jika hal itu dilakukan terpaksa karena untuk memenuhi biaya hidup maka hal ini sangat miris sekali. Di indonesia rata rata para pekerja kurang memperhatikan masalah dana pensiun. Banyak yang hanya memasrahkan kepada kantor tempat mereka bekerja.

Padahal sudah banyak sekali kita tahu bahwa santunan pensiun dari kantor tidak akan cukup untuk membiayai hari tua anda. Dan ini masalah besar jika anda tidak melekkeuangan dan mulai berinvestasi untuk hari tua anda. Kalau bukan anda sendiri yang menyiapkan maka siapa lagi yang akan peduli untuk masa depan hari tua anda nanti. Mulailah merencanakan pensiun anda karena hal ini juga merupakan kebutuhan jangka panjang yang wajib disiapkan.

 

10. Mempersiapkan Estate Planning

 

Menyiapkan Warisan
distribusi kekayaan

 

Ketika muda fokus banyak orang adalah memperbanyak aset dan kekayaannya . Hal itu dilakukan sebagai persiapan di masa pensiun nanti. Ketika hal itu sudah terpenuhi anda perlu memikirkan mengenai distribusi kekayaan (estate planning) kepada generasi penerus anda yaitu anak anak. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari.

Estate planning berdasarkan waktu pemberiannya dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah hibah yaitu distribusi kekayaan yang diberikan pada saat masih hidup. Dan waris yaitu distribusi kekayaan yang diberikan pada saat sudah meninggal. Merencanakan hal ini sungguh penting agar anda bisa mendistribusikan kekayaan anda secara optimal kepada generasi penerus anda.

 

Demikian step step singkat yang bisa anda praktekkan untuk mulai membuat perencanaan keuangan anda. Seperti kata pepatah perjalanan panjang dimulai dengan langkah pertama. Semoga artikel ini bermanfaat dan anda semakin melekkeuangan kedepannya. Jika artikel ini berguna untuk orang orang disekeliling anda silahkan anda share melalui media sosial anda agar semakin banyak orang yang mengerti pentingnya perencanaan keuangan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: